Thursday, January 22, 2009

Jadi Karyawan pun Bisa Kaya

Sudah pernah baca bukunya Safir Senduk yang judulnya "Siapa Bilang Jadi Karyawan Nggak Bisa Kaya?"?? Sebenernya buku ini sudah lama dipunya, sudah habis di baca. Tapi kemudian seorang teman meminjamnya. Nah, setelah dikembalikan, baru dibaca lagi. Bagus lho isinya.

Safir bilang, kita harus membedakan "kaya" dengan "penghasilan tinggi". Sebagai karyawan, sulit mendapatkan penghasilan tinggi sesuai keinginan, karena gaji kita dijatah oleh perusahaan. Tapi untuk bisa menjadi kaya, karyawan juga bisa kok asal bisa mengelola keuangan. Yang gajinya tinggi blom tentu kaya kalau dia tidak bisa mengelola gajinya. Walau gajinya sampai 10 juta lebih sebulan, terkadang tidak ada yang bersisa untuk ditabung. Makanya, yg gajinya "baru" 1,5 juta tapi seenggaknya bisa nabung 200ribu aja udah bagus, menurut Safir...

Nah, sekarang saya share kiat-kiat dari Safir untuk bisa menjadi karyawan yang kaya:
1. Beli dan miliki sebanyak mungkin harta produktif. Harta produktif ini misalnya deposito, rumah yang disewakan, mobil yg digunakan untuk usaha, tabungan, dll. Harta konsumtif misalnya TV, baju, radio, dst.
2. Atur pengeluaran anda.
3. Hati-hati dengan utang
4. Sisihkan untuk pos2 pengeluaran di masa yad.
5. Miliki proteksi.
Kalau dijelaskan satu2, bisa sampai sebuku deh. Pokoknya itu intinya.

Nah.. kalau ini trik dari Safir agar bisa menyisihkan penghasilan:
1. Disarankan untuk menabung di awal (setelah gajian), jangan menabung setelah kita melakukan pengeluaran-pengeluaran. Lho, nanti uang untuk biaya hidup saya dan keluarga berkurang dong? Halah, kalaupun penghasilan Anda naik, toh penghasilan itu akan habis juga kan? Jadi, sebelum habis, kenapa Anda tidak selamatkan dulu sebagian daripada nabungnya dibelakang terus habis? ya nggak? begitu kata Safir.
2. Minta tolong kantor memotong gaji untuk menabung. Biasanya kita kan dipotong untuk koperasi atau bayar utang, kalau ini minta dipotong untuk ditabung.
3. Pakai celengan. Kalau anak biasanya nyeleng koin, seratus atau seribu rupiah, cobalah nyeleng lembaran dua puluh ribu rupiah :D. Setiap kali Anda mendapatkan uang dua puluh ribu itu, tetapkan tekad: Jangan pernah menggunakan uang itu untuk belanja. Langsung saja masukkan celengan!

Nah.. saya mulai nih dengan membuat celengan dari kaleng bekas kue. Kemarin baru saja memasukkan uang 20ribuan pertama ke celengan itu. Katanya, kita akan kaget nanti melihat hasilnya! Ada yang mau ikutan????

6 comments:

Nia said...

mom...ina dah nyelengin duluan...ada 2 celengan, yg satu koin gope-an utk nyawer klo ina dah bisa jalan nanti...yg satunya lagi celengan utk masa depan heheheh....tp yg ini suka aku korek2 klo lagi kehabisan uang hahahaha......

mommy adit said...

wah bagus.. klo udah dari kecil menabung, sudah besar hidupnya beruntung... (amien)

momLnB said...

Heheehe..baca buku Safir juga,inspiring tuh Bun.Saya ikutan workshopnya,jadi insyaf total deh nih..tertantang bgt u ikutan nabung.Eh salam kenal ya dari saya..

BAMBANG TRI NUGROHO said...

Sebenere aku juga punya bukunya Safir Senduk, dikasih langsung waktu dia lagi louncing buku disebuah cafe di Surabaya.. (Tapi ampe sekarang belum pernah sampai selesai bacanya..)

Wah menarik Banget tu saran dan triknya...
Wajib diterapkan untuk orang bujang macam saya... Maklum berhubung gak ada yang control, gaji & pemasukan sebulan cuman numpang lewat aja...

Salam kenal dari Surabaya

mommy adit said...

@merryta: salam kenal juga.. gimana skr, udah berhasil nabungnya?

@Bambang Tri Nugroho: salam kenal juga! beneran nih masih bujang? *wink*

Kamera CCTV said...

wah bener tuh mba .. sarannya bagus..
salam lenal aku vannia :D
mba aku selalu nunggu info dari nengniniet blogspot loh